Popular Posts
Latest Post
19.46
Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.[2] Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kฤmadhฤtu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.
Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.[3] Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.[4]
Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.
Candi Borobudur
Written By Donny Hassan on Senin, 12 Desember 2011 | 19.46
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.[1] Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang didalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).
Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.[2] Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kฤmadhฤtu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.
Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.[3] Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.[4]
Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.
Borobudur is the name of a Buddhist temple located at Borobudur, Magelang, Central Java, Indonesia. Location of the temple is about 100 km southwest of Semarang and 40 km northwest of Yogyakarta. Stupa shaped temple was founded by the Mahayana Buddhists around AD 800-AD in the reign of an dynasty dynasty. The
monument comprises six square terraces on which there are three
circular courtyard, the walls adorned with original 2672 relief panels
and 504 Buddha statues there. [1] The main stupa in the middle of the
largest teletak once crowned this building, surrounded by three rows of
circular 72 perforated
stupa in which there are statues of Buddha sitting cross-legged in the
lotus position perfectly with mudra (hand position) Dharmachakra mudra
(turning the wheel of dharma).This
monument is a model of the universe and built as a shrine to honor the
Buddha also functions as a place of pilgrimage to guide mankind to
switch from natural lust to enlightenment and wisdom according to the
teachings of Buddha. [2] The pilgrims enter through the east side
starting at the base of the temple ritual by
walking around the sacred building in a clockwise direction, while
continuing to go up to the next steps through the three levels of the
realm in Buddhist cosmology. The third level is Kamadhatu (the realm of the passions), Rupadhatu (sphere shape), and Arupadhatu (the realm of intangibles). In
this way of pilgrims walking through the hallway and staircase with a
series of witnessed no less than 1460 beautifully carved relief panels
on the wall and balustrade.According
to historical evidence, Borobudur abandoned in the 14th century as the
weakening of the influence of Hindu and Buddhist kingdoms in Java as
well as from the influence of Islam. [3] The world began to recognize
the existence of these buildings have since been found in 1814 by Sir
Thomas Stamford Raffles, who was then as the British Governor General of Java. Since then Borobudur has suffered a series of rescue and restoration efforts. Largest
restoration project was held in the period 1975 to 1982 the efforts of
the Government of the Republic of Indonesia and UNESCO, and historic
sites are included in the list of World Heritage Sites. [4]Borobudur
is still used as a place of religious pilgrimage; each year Buddhists
who come from all over Indonesia and abroad gather at Borobudur to
commemorate Vesak Trisuci. In the world of tourism, tourism Borobudur is Indonesia's single most visited tourist.
21.09
Gunung Bromo ( Mount Bromo )
Written By Donny Hassan on Sabtu, 24 September 2011 | 21.09
Gunung Bromo (dari bahasa Sanskerta: Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu), merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.
Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.
Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.
Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.
Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.
Mount Bromo (from Sanskrit: Brahma, one of the main Hindu Gods), the volcano is still active and best known as a tourist attraction in East Java. As a tourist attraction, Mount Bromo to be attractive because of its status as a still active volcano.
Bromo has a height of 2392 meters above sea level is located in four regions, namely Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, and the District of Malang. Mount Bromo mesh body shape between the valleys and canyons with a caldera or a sea of sand covering approximately 10 square kilometers.
Mount Bromo has a crater with a diameter of ± 800 meters (north-south) and ± 600 meters (east-west). While the danger area of a circle with a radius of 4 km from the center of the crater of Bromo.
Bromo has a height of 2392 meters above sea level is located in four regions, namely Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, and the District of Malang. Mount Bromo mesh body shape between the valleys and canyons with a caldera or a sea of sand covering approximately 10 square kilometers.
Mount Bromo has a crater with a diameter of ± 800 meters (north-south) and ± 600 meters (east-west). While the danger area of a circle with a radius of 4 km from the center of the crater of Bromo.
21.25
Pulau Komodo ( Komodo Island )
Written By Donny Hassan on Selasa, 20 September 2011 | 21.25


Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan Komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.
Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Krcamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Komodo Island is an island located in the Nusa Tenggara islands. Komodo Island is known as a habitat for native animals dragons. The island is also the Komodo National Park is managed by the Central Government. Komodo Island is located east of the island of Sumbawa, separated by Sape Strait.
Administratively, this island including the District of Komodo, West Manggarai, East Nusa Tenggara Province, Indonesia. Komodo Island is the westernmost tip of East Nusa Tenggara Province, bordering the province of West Nusa Tenggara.
Administratively, this island including the District of Komodo, West Manggarai, East Nusa Tenggara Province, Indonesia. Komodo Island is the westernmost tip of East Nusa Tenggara Province, bordering the province of West Nusa Tenggara.
Daftar Blog Saya
About this blog
facebook : donny_madoman@yahoo.com
twitter : donny_hassan
twitter : donny_hassan
Text Widget
WELCOME TO MY BLOG










